• Jelajahi

    Copyright © FBINEWS JATIM
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Menu Bawah

    Hadang Penularan Omicron BA.4 dan BA.5, Vaksinasi Semakin Digencarkan Oleh Binda Jatim Bersama Dinkes Kabupaten Mojokerto

    Fuad Abdullah
    Rabu, 03 Agustus 2022, 09.58 WIB Last Updated 2022-08-03T02:58:13Z


    Mojokerto – FBINEWS


    Sebagian masyarakat mungkin sudah merasa bosan berhadapan dengan covid-19. Tapi, bagaimanapun juga protokol kesehatan dan vaksinasi merupakan kunci penting dalam mencegah penularan virus menjadi lebih meluas.


    "Saya paham beberapa orang mulai jengah dengan kasus covid-19. Karena memang sudah cukup lama dan menghabiskan begitu banyak energi untuk menghadapinya. Tapi saya harus tetap mengigatkan soal bagaimana cara memutus mata rantai penularan covid. Yaitu melalui protokol kesehatan dan vaksinasi," kata Suwaji, Agen BIN Mojokerto.


    Munculnya varian baru covid-19 memang sulit dihindari. Namun, masyarakat tetap bisa mengupayakan pencegahannya agar tidak tertular dengan menerapkan gaya hidup bersih dan sehat.


    Upaya untuk terus menekan munculnya kasus penularan covid-19 di Kabupaten Mojokerto juga terus digencarkan. Sosialisasi mengenai penerapan gaya hidup bersih dan sehat melalui pelaksanaan protokol kesehatan terus digalakkan. Juga pelayanan vaksinasi covid-19 diberikan semakin merata di desa-desa.


    Pelayanan vaksinasi juga dilakukan Badan Intelijen Negara (BIN) Daerah Jawa Timur bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto di Balai Desa Ngembeh, Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto, Rabu (3/8/2022).


    Pelayanan vaksinasi bahkan tak jarang diberikan secara door to door. Artinya, pelayanan vaksinasi diberikan dengan mendatangi rumah-rumah warga yang mengalami hambatan untuk datang ke pos-pos pelayanan vaksinasi. Seperti para lansia atau mereka yang kesulitan meninggalkan pekerjaannya.


    Saat ini yang sedang menjadi perhatian adalah munculnya subvarian omicron BA.4 dan BA.5. Walaupun tingkat keparahannya dari resiko terpaparnya bisa dibilang rendah, namun kewaspadaan masyarakat tetap harus tinggi. Gejala terpapar BA.4 dan BA.5 mirip omicron terdahulu yakni BA.1 dan BA.2. Gejala terbanyak pada omicron adalah batuk, sesak napas, demam, badan pegal-pegal.


    Pelaksanaan vaksinasi di Balai Desa Ngembeh menggunakan vaksin jenis Astrazeneca dan dengan tim vaksinator dari Puskesmas Dlanggu yang dipimpin oleh dr. Ahmad  Ziaul Haq.


    Erni (45) warga desa Ngembeh menyatakan senang dengan pelayanan vaksinasi yang masih ada saat ini. 


    "Saya senang saat ini masih ada pelayanan vaksinasi seperti ini. Karena saya sering bepergian, jadi kadang pas ada kegiatan vaksinasi pas saya tidak dirumah. Kalau sekarang sepertinya lebih sering ada kegiatan vaksinasi ini. Jadi lebih mudah mendapatkan pelayanannya," ujar Erni.


    Sampai saat ini percepatan dan pemerataan vaksinasi terus di gencarkan oleh pemerintah. Maka manfaat dan kemudahan pelayanannya pun harus bisa didapatkan oleh masyarakat.


    Sementara itu kepala Desa Ngembeh, Bapak Karsidi, menyambut baik dengan diadakannya pelayanan vaksinasi di desanya serta menyampaikan terima kasih atas pelayanan tersebut.


    "Saya mengucapkan terima kasih kepada BIN dan Dinkes Kabupaten Mojokerto yang sudah melakukan vaksinasi bagi warga Desa Ngembeh ini. Kiranya ini semakin menyehatkan warga kami dan mendukung upaya menyehatkan seluruh warga kabupaten Mojokerto dan seluruh rakyat Indonesia," ungkap bapak Karsidi.



    (Agus Buyut)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini