Mojokerto - Fbinews
Selain penanganan krisis kesehatan, pemerintah juga menjalankan pemulihan ekonomi sebagai respons atas penurunan aktivitas masyarakat yang berdampak pada ekonomi.
“Nah saat inilah, pemulihan kesehatan justru kita gencarkan melalui vaksinasi. Dengan harapan kalau masyarakat Indonesia sudah divaksin, maka pemulihan kesehatan relatif bagus, maka pemulihan ekonomi pun berjalan seiring,” tutur Suwaji Agen BIN Mojokerto.
Saat ini skala dampak covid-19 semakin menurun. Konsentrasi pada pemulihan ekonomi pun semakin meningkat. Masyarakat semakin leluasa menjalankan aktivitasnya. Namun situasi ini jangan sampai menjadikan lengah. Baik pemerintah maupun masyarakat harus tetap waspada. Diharapkan tidak ada varian baru ataupun gelombang ketiga, sehingga keadaan tidak kritis.
"Karena itu, saya mengajak masyarakat untuk selalu menjaga diri dengan protokol kesehatan. Mulai dari memakai masker pada tempat yang dianjurkan dan lekas divaksinasi," sambung Suwaji dalam kegiatan vaksinasi yang dijalankan oleh Badan Intelijen Negara (BIN) Daerah Jawa Timur bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto di Balai Desa Penompo, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto pada Sabtu (4/6/2022).
Sementara itu Bapak Yossy (55) warga peserta vaksinasi menyampaikan bahwa hanya dengan pemulihan kesehatan pekerjaan akan bisa lancar kembali.
"Pekerjaan saya sebagai pemasok buah ke Jakarta. Selama pandemi pekerjaan saya menjadi kacau. Pengiriman terhambat ya buah jadi rusak. Sekarang situasi mulai merangkak membaik. Mungkin ini hasil gencarnya vaksinasi yang dijalankan. Sehingga masyarakat semakin sehat. Semoga tidak ada gangguan lagi. Berarti semakin cepat masyarakat ikut vaksinasi semakin cepat pula situasi akan membaik," ujar Yossy .
(Agus Buyut)


