• Jelajahi

    Copyright © FBINEWS JATIM
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Menu Bawah

    Vaksinasi Booster Di Puskesmas Trowulan, Masyarakat Diharap Terapkan Pola Hidup Sehat

    Fuad Abdullah
    Rabu, 08 Juni 2022, 09.58 WIB Last Updated 2022-06-08T02:58:21Z


    Mojokerto - Fbinews 


    Vaksinasi booster atau vaksinasi dosis lanjutan adalah vaksinasi covid-19 setelah seseorang mendapat vaksinasi primer dosis lengkap. Tujuannya adalah untuk mempertahankan tingkat kekebalan tubuh serta memperpanjang masa perlindungan.


    Vaksinasi booster diselenggarakan oleh Pemerintah dengan sasaran masyarakat berusia 18 tahun ke atas dan telah mendapatkan vaksinasi primer dosis lengkap minimal 3 bulan sebelumnya.


    "Perlu diingat bahwa untuk bisa mendapatkan vaksin booster harus memenuhi beberapa syarat, yaitu berusia 18 tahun ke atas, telah melakukan vaksinasi dosis 1 dan 2, serta minimal tiga bulan setelah penyuntikan dosis kedua,"ujar Musti, Agen BIN Mojokerto, dalam kegiatan vaksinasi yang dilaksanakan oleh Badan Intelijen Negara (BIN) Daerah Jawa Timur bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto di Puskesmas Trowulan, Jalan Raya Trowulan 179, Desa Trowulan, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto pada Rabu (8/6/2022).


    Menurut kajian para ahli diperkirakan bahwa virus corona tidak akan hilang dalam waktu dekat, apalagi setelah munculnya varian baru. Untuk itu masyarakat diharapkan tetap menjaga pola hidup sehat. Termasuk segera melakukan vaksinasi demi menjaga imunitas.


    " Sudah vaksin booster, menerapkan pola hidup sehat disertai dengan istirahat yang cukup, tetap menerapkan protokol kesehatan dalam beraktivitas, mengonsumsi makanan yang cukup gizi, dan melakukan olahraga minimal tiga kali seminggu, saya rasa itu cukup untuk membentengi diri dari paparan penyakit," ungkap Musti.


    Setiap jenis vaksin dapat memiliki efek Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) yang berbeda pada setiap orang. Ada yang mengalami KIPI, tapi ada juga yang tidak. Gejala KIPI umumnya seperti mengalami nyeri pada otot, mual, sakit kepala, bahkan demam.


    "Pengalaman saya ketika vaksinasi dosis 1 dan 2 efeknya jadi sering lapar dan mengantuk. Semoga vaksin booster kali ini tidak ada reaksinya apa-apa,” ujar Selvy (35) warga Trowulan, peserta vaksinasi.



    ( Agus Buyut)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini