Mojokerto - Fbinews
Upaya percepatan pemerataan vaksinasi covid-19 di Kabupaten Mojokerto juga menyasar ke wilayah bagian barat laut yaitu di Kecamatan Kemlagi.
Pelaksanaan pelayanan vaksinasi oleh Badan Intelijen Negara (BIN) Daerah Jawa Timur bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto ini dilaksanakan di Puskesmas Kemlagi, Jl. Darmo Sugondo No 1, Desa Kemlagi, Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto pada Rabu (20/4/2022).
Nampak masyarakat begitu antusias mengikuti pelaksanaan vaksinasi ini. Mayoritas mereka datang untuk mendapatkan pelayanan vaksinasi dosis lanjutan atau booster.
Musti selaku Agen BIN Mojokerto menjelaskan, "Selain di Puskesmas Kemlagi ini, dalam waktu yang bersamaan juga dilaksanakan vaksinasi di beberapa Puskesmas lain di Kabupaten Mojokerto. Hal ini sebagai upaya agar jangkauan pelayanan bisa lebih luas dan masyarakat yang mendapatkan pelayanan vaksinasi bisa lebih banyak. Dengan vaksinasi ini kiranya kesehatan masyarakat bisa kita jaga melalui penguatan daya tahan tubuhnya."
Seperti sudah sering disampaikan bahwa vaksinasi bertujuan untuk merangsang sistem kekebalan tubuh penerimanya. Vaksin yang merupakan berbagai produk biologi dan bagian dari virus yang sudah dilemahkan kemudian disuntikkan ke dalam tubuh penerimanya. Hal ini akan merangsang timbulnya daya tahan tubuh.
Tubuh seseorang yang telah di beri suntikkan vaksin, akan merangsang antibodi untuk belajar dan mengenali virus yang telah dilemahkan itu. Dengan demikian, tubuh akan mengenali virus dan mengurang risiko terpapar.
Ibu Yati (30) peserta vaksinasi mengungkapkan, "Saya sekarang mengikuti vaksin booster. Pada vaksin pertama tubuh saya sempat greges (demam). Tapi setelah minum parasetamol langsung sembuh. Vaksin kedua tidak ada keluhan apa-apa. Saya ikut vaksin booster ini ya biar sehat saja. Bukan agar bisa mudik lebaran. Karena memang tidak ada rencana mudik. Saya dan suami asli orang sini. Juga gak ada rencana bepergian jauh pada waktu lebaran."
Memang dengan vaksinasi akan mengurangi dampak berat dari dampak covid-19. Dengan kondisi kekebalan tubuh yang telah mengenali virus, maka jika sistem imun seseorang kalah dan terpapar virus, maka dampak atau gejala dari virus tersebut tidak akan parah.
(Agus Buyut)
Redaktur ; Fuad Abdullah


