MOJOKERTO - FBINEWSJATIM.COM
Situs Gemekan berada di Dusun Kedawung, Desa Gemekan, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto. Situs ini masih berupa gundukan tanah yang dikelilingi oleh persawahan milik warga setempat.
Mulai hari ini Senin (7/2/2022) situs Gemekan diekskavasi. Proses ekskavasi akan berlangsung selama 6 hari dan dikonsentrasikan pada lahan seluas 12 X 12 meter yang berupa gundukan tanah tersebut. Akankah ada temuan yang luar biasa dari jalannya ekskavasi di tempat ini seperti temuan lempeng emas pada situs Watu Ombo, Desa Klinterejo atau temuan-temuan penting lainnya, ini masih perlu menunggu waktu.
Sebenarnya situs ini sudah pernah di ekskavasi pada tahun 2003. Tapi saat itu masih berkonsentrasi pada temuan-temuan disekitar tanah gundukan yang diperkirakan sebagai bekas bangunan utama. Ada temuan struktur yang memanjang di sebelah utara dan selatan dari gundukan tanah tersebut. Dan juga sumur-sumur di sekitarnya.
Pada awal ekskavasi ini yang sudah tersingkap adalah pada sisi sebelah barat. Namun secara menyeluruh bentuk cagar budaya ini belum terlihat. Apakah ini merupakan candi dengan pagar keliling atau apa, belum diketahui. Karena baru awal ekskavasi. Tapi memperhatikan arah barat timur, ini memiliki kesamaan dengan ciri-ciri percandian di Mojokerto yaitu orientasi pemujaan ke arah gunung Penanggungan. Namun itu juga masih diperlukan kajian lebih lanjut.
"Untuk candi di Jawa timur arah hadapnya kan ke arah barat yang ditandai dengan tangga, penampil ada di sisi barat. Tapi orientasi dalam hal pemujaan menghadap ke arah gunung Penanggungan." terang Muchamad lkwan S.S, selaku ketua tim ekskavasi dari BPCB Jawa Timur.
Kegiatan ekskavasi ini merupakan kerja bareng antara Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Propinsi Jawa Timur, Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olah-Raga dan Pariwisata Kabupaten Mojokerto serta Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kaloka dari Malang.
(Agus Buyut)
Redaktur ; Fuad Abdullah

