• Jelajahi

    Copyright © FBINEWS JATIM
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Menu Bawah

    ESI KOTA MOJOKERTO GELAR FINAL DIVISI FREE FIRE KEJUARAAN MOJOKERTO ESPORTS CHAMPIONSHIPS

    fbinews
    Minggu, 17 Oktober 2021, 20.34 WIB Last Updated 2021-10-17T13:38:20Z


     

    Mojokerto -Fbinews


    Hajat kejuaraan MOJOKERTO ESPORTS CHAMPIONSHIPS yang digelar oleh Esports Indonesia (ESI) kota Mojokerto memasuki babak final untuk divisi Free Fire (FF).


    Berbeda dengan babak penyisihan yang digelar secara online, pada babak final kejuaraan kali ini digelar secara offline. Bertempat di Kofibrik jalan Mpu Nala nomer 11 kota Mojokerto pada Minggu (17/10/2021) kejuaraan ini diselenggarakan dengan tetap mengutamakan protokol kesehatan.


    Hadir juga dalam kejuaraan ini bapak Nur Khojin SH. MSi, Kabid olah raga Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Mojokerto yang mewakili Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata yang berhalangan hadir. Juga bapak Agus Hariyono SH selaku bagian monitor dan evaluasi KONI kota Mojokerto, serta dr. H. Rambo Garudo M.Kes (ARS) ketua Esports Indonesia (ESI) Kota Mojokerto.


    "Rencana kami tahun depan untuk menyelenggarakan Esports yang lebih besar lagi. Ini sebagai awal. Sebagai penjajagan bagaimana Esports bisa dikenal di masyarakat" kata bapak Nur Khojin SH. MSi dalam sambutannya.


    Ada 24 team terlibat pertarungan seru memperebutkan gelar juara dalam final divisi Free Fire (FF) ini. Dan dari pertarungan itu diperoleh pemenang, untuk juara 1 dipegang team SCF RA, juara 2 team UNCH ACADEMI dan juara 3 team XLAX MAX KAIZEN .


    Dalam sambutannya bapak Nur Khojin SH. MSi juga berpesan  bahwa untuk kedepannya nanti yang menjadi atlet berprestasi jangan pernah kuatir. Karena Esports sudah diakui sebagai cabang olah raga. Terbukti  Esports sudah dilaksanakan ekshibisi pada PON kemarin dan ekshibisi di tingkat Asean. Yang terpenting adalah meningkatkan kemampuan para atlet agar menjadi atlet unggul yang membanggakan kota Mojokerto.


    Dengan digelarnya kejuaraan yang diikuti oleh peserta dari kota-kota lain seperti Malang, Pasuruan, Jombang dan Sidoarjo ini merupakan kesempatan bagi atlet kota Mojokerto untuk mengukur tingkat kemampuan dirinya.


    "Kalau perlu sering diadakan event atau pembinaan ke sekolah dan yang lain-lain terkait Esports ini sehingga semua masyarakat disini tahu dan bagi orang tua yang anaknya bermain game yang diakui ini, orang tuanya mendukung kegiatan tersebut." pungkas bapak Nur Khojin SH. MSi dalam sambutannya.

    (Agus Buyut)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini