• Jelajahi

    Copyright © FBINEWS JATIM
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Menu Bawah

    Mojobatik Festival 2022, Upaya Tumbuhkan Ekonomi Kota Mojokerto Melalui Warisan Budaya

    Fuad Abdullah
    Selasa, 06 Desember 2022, 11.46 WIB Last Updated 2022-12-06T04:46:57Z


    Mojokerto - FBINEWS 

    Pemerintah Kota Mojokerto menggelar event Mojobatik Festival 2022 di ruang terbuka yaitu di Jalan Gajah Mada, depan Kantor Pemerintah Kota Mojokerto, Senin (5/12/2022). 

    Mojobatik Festival ini menampilkan lebih dari 150 peserta dengan busana batik khas Mojokerto dengan katagori casual anak, pesta anak, casual remaja/dewasa, pesta remaja/dewasa dan carnival. Juga penampilan 264 peserta yang berasal dari OPD di lingkungan pemerintah Kota Mojokerto. 



    Kepala Disporapar Kota Mojokerto, Novi Rahardjo menyampaikan bahwa kegiatan Mojo Batik Festival ini merupakan salah satu program dari promosi pariwisata yang mempunyai dua maksud. Yang pertama tujuannya adalah uri-uri budaya atau melestarikan budaya batik yang oleh UNESCO ditetapkan sebagai heritage atau warisan budaya dunia yang berasal dari Indonesia. 

    Yang kedua yaitu sebagai bentuk konkrit bahwa pemerintah kota Mojokerto hadir membersamai masyarakat Kota Mojokerto yang memiliki kegiatan sebagai pelaku batik, pengusaha batik dan kesehariannya berhubungan dengan batik. 



    "Ternyata strategi yang kita terapkan, beberapa sudah melaporkan bahwa omsetnya naik bervariasi tiap pengrajin atau pembatik. Mulai dari naik 1% sampai naik 300%," ujar Novi. 

    Dengan digelarnya Mojobatik Festival 2022 di tempat terbuka ini diharapkan bisa menjadi titik awal kebangkitan ekonomi khususnya UMKM batik kota Mojokerto sebagai industri pariwisata.
    Dibutuhkan sinergi dari semua pihak untuk memajukan kembali kota Mojokerto setelah 2 tahun terdampak pandemi yang menyebabkan berbagai sektor kehidupan mengalami kemunduran. Yang paling prioritas saat ini adalah bagaimana memulihkan kembali perekonomian di daerah sekaligus memberikan kesempatan kerja yang seluas-luasnya kepada masyarakat yang terdampak pandemi. 

    "Alhamdulillah melalui program inkubasi wirausaha di berbagai bidang ada lebih dari 26 bidang inkubasi wirausaha yang menyasar lebih dari 3.300 masyarakat ekonomi Kota Mojokerto mampu bangkit kembali di tahun ketiga ini di atas 5%. Dan juga tingkat pengangguran terbuka yang semula mengalami peningkatan cukup signifikan akibat adanya pandemi ter-phk dari tempat kerja, menurunnya omset atau penghasilan, tahun 2022 ini Kota Mojokerto mau menurunkan tingkat pengangguran terbuka di angka 5,9%," kata Walikota Mojokerto, Ika Puspitasari. 

    Salah satu prioritas pembangunan saat ini adalah mewujudkan Kota Mojokerto sebagai kota pariwisata, kota sejarah dan budaya. Batik merupakan salah satu dari warisan budaya yang saat ini terus dilestarikan di Kota Mojokerto. Berbagai motif batik terus dikembangkan oleh pengrajin-pengrajin Kota Mojokerto. 

    Melalui program inkubasi wirausaha masyarakat juga diajarkan untuk menjadi pengrajin batik yang baru. Teknik batik juga terus dikembangkan. Mulai dari yang konvensional dikembangkan dengan berbagai teknik baru. Ada malam lilin ada juga ecoprint yang memanfaatkan tanaman-tanaman di sekitar untuk membatik. 

    Yang tidak kalah penting juga sebagai upaya mendongkrak kerajinan batik di Kota Mojokerto adalah menghadirkan desainer Embran Nawawi bersama penampilan karya-karyanya. Padu padan warna batik bukanlah sesuatu yang gampang. Maka dengan menghadirkan pelaku batik yang sudah sukses menembus pasar luar negeri tentu ini akan menjadi inspirasi bagi para pengrajin batik di kota Mojokerto sehingga lebih bersemangat dalam berkarya. 

    Embran Nawawi sendiri adalah desainer nasional asal Surabaya yang karyanya banyak diusung ke luar negeri seperti Laos, Korea Selatan dan Australia.  



    (Agus  Buyut)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini