• Jelajahi

    Copyright © FBINEWS JATIM
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Menu Bawah

    Hakordia 2022, Kejari Kota Mojokerto Bagikan Stiker Ajak Masyarakat Perangi Korupsi

    Fuad Abdullah
    Jumat, 09 Desember 2022, 12.42 WIB Last Updated 2022-12-09T05:42:03Z


    Mojokerto - FBINEWS 

    Hakordia (hari antikorupsi se-dunia) diperingati setiap tanggal 9 Desember. Momentum Hakordia 2022 dimanfaatkan oleh Kejaksaan Negeri Kota Mojokerto untuk mengajak seluruh lapisan masyarakat turut andil dalam memerangi korupsi dengan cara membagikan stiker Hari Anti Korupsi Sedunia 2022, Jumat (9/12/2022). 



    Pembagian stiker dilakukukan di dua titik lokasi. Yang pertama dibagikan di jalan Gajah Mada depan Kantor Pemerintah Kota Mojokerto dan dilanjutkan di jalan Benteng Pancasila, depan Kantor Inspektorat Pemerintah Kota Mojokerto. 

    Kegiatan ini dipimpin oleh Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Kasipidsus) Kejari Kota Mojokerto, Tarni Purnomo SH. bersama Kasi Intelijen Joko Sutrisno SH., Kasi Pidana Umum Ferdi Ferdian Dwirantama SH. MH., Kasubagbin Hartono SH. dan Kepala Bakesbangpol Kota Mojokerto Moch. Imron S.Sos., MM. 

    Menurut Tarni, korupsi itu tidak hanya dilakukan oleh pejabat. Tapi masyarakat juga berpeluang untuk melakukan tindakan merugikan tersebut. 



    "Tujuannya kita mengingatkan kepada masyarakat khususnya warga masyarakat kota Mojokerto untuk sadar bahwa korupsi itu adalah perbuatan melawan hukum yang berakibat merugikan keuangan negara, yang juga nanti ber-ending pada tidak tercapainya kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu kita sama-sama mengingatkan masyarakat untuk sadar bahwa korupsi itu adalah musuh kita bersama yang harus kita perangi," ungkap Tarni. 

    Pemberantasan korupsi tentu tidak cukup hanya ketika tindakan korupsi sudah dilakukan saja. Namun penting sekali dilakukan upaya pencegahan atau tindakan preventif. Salah satunya adalah melalui keterbukaan informasi publik. 

    "Makanya bagi-bagi stiker ini dalam rangka mencegah. Agar masyarakat sadar bahwa korupsi itu adalah musuh kita bersama harus kita perangi bersama, tentunya agar tujuan masyarakat, khususnya masyarakat Kota Mojokerto ini mendapatkan segala sejahteraan karena hilangnya para koruptor," lanju Tarni 

    Sejarah Hakordia sendiri dimulai adanya sidang umum yang menyetujui konvensi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dalam melawan korupsi (United Nationas Convention Againts Corruption-UNICAC). Melalui resolusi 58/4, Majelis PBB kemudian menetapkan 9 Desember sebagai hari anti korupsi se-dunia. Biarpun konvensi tersebut dimulai pada 31 Oktober 2003, tetapi diberlakukan pada bulan Desember. Untuk itu semangat dalam pemberantasan korupsi ini perlu selalu dikobarkan. 

    "Mari kita jaga wilayah kita ini agar bebas dari praktek korupsi, kolusi dan nepotisme," pesan Tarni.



    (Agus Buyut)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini