• Jelajahi

    Copyright © FBINEWS JATIM
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Menu Bawah

    Gema Maulid tahun 1444 H/2022 M Di Kota Mojokerto

    Fuad Abdullah
    Rabu, 12 Oktober 2022, 09.53 WIB Last Updated 2022-10-12T02:53:53Z


    Mojokerto - FBINEWS 


    Pemerintah Kota Mojokerto gelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun 1444 H/2022 M di lapangan Raden Wijaya jalan Raya Surodinawan Kota Mojokerto, Selasa (11/10/ 2022). Dalam acara ini diisi dengan festival 5.000 layah, Gema Sholawat, Istighosah dan Tahlil Kubro bersama Muslimat NU Kota Mojokerto. 

    Dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW kali ini pemerintah Kota Mojokerto menghadirkan penceramah KH Ahmad Muwafiq atau akrab dipanggil Gus Muwafiq yang merupakan pengasuh salah satu pondok pesantren di daerah Sleman, Yogyakarta. 



    "Setiap peringatan Maulidur Rasul masyarakat secara swadaya membawa masing-masing layah yang berisi makanan, yang nanti akan ditukar, dibagikan dengan sesama pengunjung yang hadir. Maka hari ini ada 5.000 layah yang menjadi sodaqoh dari masyarakat seluruh lingkungan se Kota Mojokerto, pihak sekolah dan dari Dinas-dinas di Pemerintah Kota mojokerto. Semua niatnya adalah untuk sodaqoh dalam rangka memperingati kelahiran Rasullulah Muhammad SAW," ungkap Walikota Mojokerto, Ika Puspitasari dalam sambutannya. 

    Hadir juga dalam kegiatan tersebut antara lain; Danrem 082/CPYJ yang diwakili Letkol Inf Daroji S.Sos (Kasiintel Korem 082/CPYJ), Dandim 0815/Mojokerto diwakili Kapten Inf Nuril Mustofa (Danramil 0815/01 Pralon), Kapolresmota diwakili Kompol Dr. Sarwo Waskito, S.Sos., S.H., M.Hum.,M.M (Wakapolresmota), Kajari Kota Mojokerto diwakili bapak Tarni Purnomo SH (KasiTindak pidana khusus Kejari Kota Mojokerto), Bapak Gaguk Tri Prasetyo, ATD, M.M (Sekda Kota Mojokerto), Para Asisten Setda Kota Mojokerto, Para Ka OPD Kota Mojokerto, Para Camat Kota Mojokerto, Para Lurah se-Kota Mojokerto, Para Toga dan Tomas wilayah Kota Mojokerto, Ketua Ta'mir Masjid se-Kota Mojokerto, Para pengasuh Ponpes, Para Lurah, ketua RT/RW se-Kota Mojokerto, Ketua DPC/DPD Partai Politik (Parpol) Kota Mojokerto dan masyarakat Kota Mojokerto. 

    Sementara itu Gus Muwafiq dalam ceramahnya mengingatkan bahwa kebersamaan perlu dijaga, untuk meningkatkan pembangunan. Kita dari berbagai suku, berbagai agama bersatu di dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia. 

    "Persatuan seperti ini terjaga sampai roda ekonomi berputar. Akhirnya cita-cita menjadi mayarakat yang berbeda-beda tapi saling rukun tercapai karena kita pinter membikin kerukunan," pesan Gus Muwafiq. 

    (Agus Buyut)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini