• Jelajahi

    Copyright © FBINEWS JATIM
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Menu Bawah

    Vaksinasi Massal Di Puskesmas Pandan Kembali Digelar BIN Daerah Jawa Timur bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto

    Fuad Abdullah
    Kamis, 25 Agustus 2022, 15.33 WIB Last Updated 2022-08-25T08:33:50Z


    Mojokerto - FBINEWS

    Sampai saat ini penanganan pandemi covid-19 oleh pemerintah terus dilakukan seolah tanpa kenal lelah. Dalam hal ini pun masyarakat diharapkan menyadari bahwa semua pihak harus turut berperan aktiv dalam upaya menjaga kesehatan.

    Tanggung jawab kesehatan terhadap pandemi ini ada di tangan semua pihak dan setiap orang. Salah satu langkahnya adalah melalui disiplin pelaksanaan protokol kesehatan. Karena protokol kesehatan merupakan langkah paling depan dalam memutus mata rantai penyebaran virus corona.

    Langkah lain yang diakui begitu efektif untuk memutus penyebaran virus corona ini adalah melalui vaksinasi. Jadi bagi masyarakat yang memenuhi syarat untuk vaksinasi diharapkan segera melengkapi diri dengan vaksinasi covid-19. Baik untuk dosis primer maupun yang lanjutan.

    Karena vaksinasi covid-19 merupakan langkah untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan ini akan melindungi tubuh dari dampak parah apabila terpapar virus serta tidak akan menularkan pada orang lain.

    Dengan tujuan inilah Badan Intelijen Negara (BIN) Daerah Jawa Timur bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto pada Rabu (25/8/2022) kembali memberikan pelayanan vaksinasi bagi masyarakat Kabupaten Mojokerto di Puskesmas Pandan, Jalan Bung Tomo 65, Desa Pandanarum, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto.

    "Diharapkan masyarakat untuk segera melakukan vaksinasi baik dosis primer maupun dosis lanjutan atau booster, karena vaksinasi terbukti efektif dalam menghadapi penularan virus covid. Termasuk untuk menghadapi munculnya varian baru saat ini," ungkap Kartiko Agen BIN Mojokerto.

    Vaksinasi di Puskesmas Pandan kali ini menggunakan vaksin jenis Pfizer. Saat ini sedang diwaspadai penyebaran covid-19 subvarian omicron BA.4 dan BA.5. Orang yang terinfeksi omicron B.4 dan omicron B.5 biasanya mengalami gejala pada umumnya pasien omicron terdahulu yakni BA.1 dan BA.2.

    Gejala terbanyak pada omicron adalah batuk, sesak napas, demam, badan pegal-pegal. Walaupun subvarian ini tingkat keparahannya lebih rendah, gejalanya ringan atau bahkan tidak ada gejala, namun kita harus tetap bersikap waspada karena saat ini kita masih masa pandemi

    "Ya memang semua orang harus ikut berusaha agar wabah ini segera hilang. Sebagai masyarakat yang bisa saya lakukan adalah mengikuti apa yang diprogramkan oleh pemerintah. Termasuk vaksinasi," kata Jito (60) ketika mengikuti vaksinasi.

    Dengan situasi demikian masyarakat diharapkan tetap waspada dan tidak lengah terhadap potensi penularan covid-19 mengingat situasi saat ini masih dalam masa pandemi. 



    (Agus Buyut)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini