Mojokerto - FBINEWS
Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Kota Mojokerto menggelar acara Budaya dan Olahraga Tradisional dalam rangka Memperingati HUT RI ke 77 di kantor Sekretariat PODSI, Jogging Track (JT) Sungai Brantas, Jl. Hayam Wuruk nomor 84 A Kota Mojokerto, pada Sabtu (20/8/2022).
Ahmad Yustinus Ariyanto selaku Ketum PODSI Kota Mojokerto menyampaikan, "Acara Opening Festival Mojogetar 2022 kita angkat untuk mengingatkan kita akan budaya luhur kita yang luar biasa.
Sungai Brantas inilah sungai yang menjadi jalur keluar masuk ke pusat Kota Majapahit dahulu. Dan ajang ini menjadi sarana untuk meningkatkan kecintaan kita kepada olahraga dayung di Kota Mojokerto.
Selain untuk meningkatkan kecintaan masyarakat kepada olahraga dayung, kegiatan tersebut juga bisa membuat masyarakat merasakan manfaat lain dari adanya aliran sungai Brantas. Sungai Brantas sudah memberi banyak manfaat kepada masyarakat. Tidak hanya masyarakat Kota Mojokerto, tapi juga wilayah lainnya.
"Apa yang disajikan di dalam kegiatan ini merupakan suatu bukti, kebersamaan olahraga dayung dan budaya yang disajikan menunjukkan bagaimana kebersamaan kita, kegotong royongan kita itu bisa menghasilkan ending yang baik yang kita harapkan," ungkap Ketua PODSI Jawa Timur, Laksda TNI Edwin S.H.,M.HAN.,M.H
Hal ini juga di amini oleh Ketua DPRD Jatim, Kusnadi, S.H.,M.Hum, bahwa Indonesia memiliki suatu kekayaan yang luar biasa yang tidak dimiliki oleh negara lain. Dengan gotong royong maka pada hari ini di tengah arus globalisasi yang tidak menentu, diantara bangsa-bangsa yang saat ini begitu banyak mengalami kebangkrutan, akan tetapi Indonesia tetap optimis terus maju menjadi negara maju.
Dengan diselenggarakannya event ini di Kota Mojokerto, maka atlet-atlet dayung Kota Mojokerto pasti akan terpacu untuk terus mengembangkan kemampuan sehingga diharapkan bisa membawa harum nama Kota yang dulu merupakan pusat kerajaan besar Majapahit.
Lomba dayung yang diselenggarakan pada hari ini, merupakan yang terbesar di Jawa Timur yang pernah kita laksanakan.
Kota Mojokerto dalam rentang 20 tahun terakhir memperlombakan kompetisi perahu naga, Canoe dan kayak tingkat pelajar se Jatim dengan jumlah peserta 251 atlit.
Kegiatan berlangsung selama dua hari. Harapannya kegiatan ini bisa membangun kembali budaya cinta sungai, salah satunya melalui olahraga air.
"Saat ini Kota Mojokerto berupaya untuk memberikan keleluasaan dalam rangka mendukung tema Nasional yaitu; Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat, harapannya tingkat ekonomi meningkat," kata Walikota Mojokerto, Ika Puspitasari.
(Agus Buyut)




