Mojokerto – FBINEWS
Desa Kunjorowesi merupakan salah satu desa yang berada di kaki Gunung Penanggungan. Desa ini masuk bagian dari Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto. Suasananya sangat sejuk dan tenang.
Namun demikian untuk mewaspadai kemunculan covid-19 subvarian omicron BA.4 dan BA.5, BIN (Badan Intelijen Negara) Daerah Jawa Timur dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mojokerto juga memberikan pelayanan vaksinasi di balai Dusun Kunjorowesi, Desa Kunjorowesi, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto Sabtu (16/7/2022).
“Kami berkoordinasi dengan semua pihak untuk memastikan agar masyarakat disini dalam keadaan sehat. Langkahnya adalah dengan memeratakan vaksinasi covid-19 serta terus mensosialisasikan penerapan standar protokol kesehatan. Kami akan terus mengingatkan dan mengedukasi masyarakat agar tetap disiplin menerapkan prokes. Termasuk pada pengelola wisata serta pada sejumlah tempat pelayanan publik lain agar tetap menyediakan kelengkapan standar prokes,” ungkap Suwaji Agen BIN Mojokerto.
Kegiatan vaksinasi ini dilaksanakan oleh tim vaksinator dari Puskesmas Manduro yang dipimpin oleh dr. Siska Widiyanti dengan menggunakan dengan vaksin jenis Astrazeneca.
" Saya mengucapkan terimakasih kepada BIN yang telah mengadakan pelayanan vaksinasi covid-19 di desa Kunjorowesi ini. Kiranya ini akan semakin menyehatkan masyarakat di desa kami," kata Susi Darsono selaku Kepala Desa Kunjorowesi.
Saat ini vaksinasi covid-19 dan disiplin protokol kesehatan masih menjadi kunci dalam melindungi diri dari infeksi virus corona, termasuk dengan mutasi virus subvarian Omicron BA.4 dan BA.5.
Seperti sering disampaikan bahwa vaksin merupakan berbagai produk biologi dan bagian dari virus yang sudah dilemahkan yang ketika disuntikkan ke dalam manusia, akan merangsang timbulnya daya tahan tubuh seseorang.
Sementara itu para ahli mengingatkan, bawa karakteristik subvarian omicron BA.4 dan BA.5 yang perlu diwaspadai adalah kemampuan virus untuk lolos dari sistem imun (immune escape), baik dari vaksinasi atau infeksi alami.
Setiap kali virus bermutasi, ada kemungkinan varian baru akan memiliki kemampuan untuk menghindari antibodi yang sudah terbentuk. Sementara di sisi lain seiring berjalannya waktu, imunitas tubuh juga mengalami penurunan untuk mengenali virus.
Untuk inilah penetingnya vaksinasi agar daya imun tubuh kembali meningkatkan. Tujuannya adalah untuk mengurangi resiko penularan.
(Agus Buyut)


