Saat ini pemerintah menghimbau bagi masyarakat yang belum vaksinasi untuk segera melakukan vaksinasi. Baik itu untuk dosis primer maupun lanjutan. Sebab dengan vaksinasi akan membuat imunitas masyarakat menjadi tinggi sehingga kasus paparan covid-19 menjadi turun.
Ditambah juga pemerintah telah memberikan pelonggaran-pelonggaran dalam sejumlah aktivitas masyarakat sehingga secara otomatis tingkat aktivitas masyarakat semakin tinggi. Maka diperlukan antisipasi agar tidak terjadi lonjakan penularan virus. Protokol kesehatan masih merupakan langkah yang ampuh dalam memutus mata rantai penyebaran virus corona ketika berjalan seiring dengan percepatan pemberian vaksin bagi masyarakat.
"Dengan adanya pelonggaran aktivitas masyarakat maka kita harus semakin meningkatkan kewaspadaan. Jangan sampai lengah supaya tidak terjadi lagi lonjakan kasus penularan covid-19. Maka dihimbau agar yang belum vaksin untuk segera vaksin. Supaya daya tahan tubuhnya tetap tinggi dan bisa mencegah terjadinya penularan covid," ungkap Kartiko Agen BIN Mojokerto.
Menurut kajian para ahli, vaksinasi sudah terbukti dapat meningkatkan kekebalan masyarakat dan untuk vaksinasi dosis lanjutan atau booster dapat meningkatkan kekebalan kelompok dua kali lipat dibandingkan vaksinasi dosis kedua. Maka vaksinasi booster diperlukan untuk melindungi orang tua dan kelompok masyarakat yang rentan serta yang memiliki penyakit bawaan.
"Sampai saat ini upaya percepatan vaksinasi masih terus dilakukan. Ini untuk menjaga daya imun masyarakat agar tetap tinggi. Jadi diharapkan masyarakat memanfaatkan semua ini. Kita berusaha bersama agar permasalahan covid ini bisa segera kita tuntaskan. Jadi segeralah mendatangi tempat-tempat pelayanan vaksinasi yang sudah kami sediakan secara merata di Kabupaten Mojokerto ini. Semua demi menjaga kesehatan masyarakat," lanjut Kartiko saat digelarnya pelayanan vaksinasi oleh Badan Intelijen Negara (BIN) Daerah Jawa Timur bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto di
Puskesmas Bangsal, Jalan Raya Bangsal, Kecamatan Bangsal, Kab Mojokerto pada Selasa (5/7/2022).
Sementara itu Devi (35) warga Mojokerep, Pacing selaku peserta vaksin dosis lanjutan atau booster menyampaikan harapannya bahwa vaksinasi yang dia jalani bisa merupakan vaksinasi terakhir. Jadi semoga tidak ada wabah lagi. Karena dia sudah dua kali mengalami terkena covid. Rasanya sangat tidak enak. Untuk makan semua mati rasa.
"Kalau bisa sih ini yang terakhir vaksinnya. Semoga tidak ada wabah lagi. Saya sudah kena dua kali sih soalnya. Mungkin karena di lingkungan kantor juga banyak yang kena jadi tertular. Pada waktu kena covid kayak mati rasa. Kayak flu tapi badan sakit semua. Tiap terkena covid saya isolasi mandiri selama tiga minggu" kata Devi.
(Agus Buyut)


