• Jelajahi

    Copyright © FBINEWS JATIM
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Menu Bawah

    Dalam Rangka Peringati Hari Besar Islam Kota Mojokerto Gelar Festival Bakar Sate 2022

    fbinews
    Senin, 11 Juli 2022, 08.23 WIB Last Updated 2022-07-11T01:23:26Z


    Mojokerto -Fbinews


    Festival Bakar Sate merupakan agenda tahunan Kota Mojokerto. Festival ini digelar dalam rangka memperingati hari besar Islam yaitu Hari Raya Idul Adha 1443 H. Untuk tahun 2022 ini perayaan bakar sate dilaksanakan di Rest Area Dan Pusat Oleh-Oleh, Jalan Raya By Pass, Kelurahan Gunung Gerangan, Kota Mojokerto, 


    Festival bakar sate merupakan agenda festival berdampak yang menjadi event tahunan di Pemerintah Kota Mojokerto. Ini menjadi salah satu media dalam rangka memberikan ruang tradisi atau budaya masyarakat Kota Mojokerto,  dimana pada setiap peringatan Hari Raya Idul Adha, banyak daging dari hasil qurban.


    Jadi festival ini merupakan media bagi seluruh dinas dan juga perangkat serta perusahaan yang ada di kota Mojokerto untuk mengembangkan inovasi dan kreativitas nya dengan menu-menu sate yang bisa dikembangkan dengan berbagai resep pilihan.


    Ada 60 peserta dalam festival bakar sate 2022 ini yang dibagi menjadi dua katagori, yaitu katagori OPD dan Sekolah serta katagori umum.


    "Pada peringatan festival bakar sate 2022 dalam rangka Hari Raya Idul Adha 1443 H ada 60 peserta yang mengikuti festival pada hari ini. 22 peserta dari dinas dilingkungan Pemerintah Kota Mojokerto dan sisanya sebanyak 38 berasal dari unsur masyarakat dan perusahaan yang ada di kota Mojokerto," ujar Walikota Mojokerto, Ning Ita, dalam sambutannya.


    Setiap tahun festival bakar sate ditempatkan pada lokasi yang berbeda. Khusus untuk tahun 2022 ini ditempatkan di Rest Area Gunung Gedangan sebagai upaya mensosialisasikan, mempromosikan bahwa tempat tersebut adalah tempat yang disediakan oleh Pemerintah Kota  Mojokerto sebagai area perdagangan dan jasa, terutama untuk UMKM Kota Mojokerto supaya berdaya saing dan naik kelas. 


    Diharapkan fasilitas yang disediakan ini akan memberikan manfaat yang luas bagi UMKM Kota Mojokerto.


    "Saya tadi telah berkeliling dari stand nomer 1 sampai dengan yang ke 60. Luar biasa tidak hanya resep dari bumbu satenya yang beraneka ragam. Namun yel yel yang ditampilkan adalah kreativitas yang luar biasa sebagai budaya kota Mojokerto yang semakin meningkatkan guyup rukun dan kegotong royongan antar sesama," lanjut Ning Ita.


    Pada saat Idul Adha seperti ini yang memiliki kelebihan harta mengorbankan yang dimilikinya kemudian dibagikan kepada sesamanya yang lain yang lebih memerlukan. Ini merupakan pilar sosial yang saling menguatkan dalam rangka menjaga Kota Mojokerto sebagai kota yg harmonis. 


    Dengan demikian bisa menjadi kota yang nyaman dan aman bagi seluruh masyarakatnya untuk tinggal. Demikian juga ini sekaligus sebagai pendukung Pemerintah Kota Mojokerto untuk melaksanakan program2 pembangunan dengan lancar dan optimal.



    (Agus Buyut)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini