Mojokerto – FBINEWS
Upaya percepatan pemerataan vaksinasi covid-19 di Kabupaten Mojokerto terus berlangsung dan menyasar ke seluruh wilayah Kabupaten Mojokerto
Pelaksanaan pelayanan vaksinasi oleh Badan Intelijen Negara (BIN) Daerah Jawa Timur bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto kali ini dilaksanakan di Puskesmas Ngoro, Jl. Raya Jolotundo-Ngoro-Mojokerto No. 2, Desa Sedati, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto pada Senin (25/7/2022).
Terlihat masyarakat antusias mengikuti pelaksanaan vaksinasi ini. Mereka datang untuk mendapatkan pelayanan vaksinasi baik dosis primer maupun dosis booster.
Suwaji selaku Agen BIN Mojokerto menjelaskan, "Selain di Puskesmas Ngoro ini, dalam waktu yang bersamaan juga dilaksanakan vaksinasi di beberapa Puskesmas lain di Kabupaten Mojokerto. Kami berupaya agar jangkauan pelayanan bisa lebih luas dan masyarakat bisa mendapatkan kemudahan pelayanan vaksinasi. Dengan demikian percepatan vaksinasi ini akan menjadi penangkal terjadinya penyebaran covid terutama dengan munculnya omicron subvarian BA.4 dan BA.5."
Sudah sering disampaikan bahwa vaksinasi bertujuan untuk merangsang meningkatnya sistem imun penerimanya. Vaksin yang merupakan berbagai produk biologi dan bagian dari virus yang sudah dilemahkan kemudian disuntikkan ke dalam tubuh penerimanya. Hal ini akan merangsang timbulnya daya tahan tubuh.
Tubuh seseorang yang telah di beri suntikkan vaksin, akan merangsang antibodi untuk belajar dan mengenali virus yang telah dilemahkan itu. Dengan demikian, tubuh akan mengenali virus dan mengurang risiko terpapar.
Ibu Anik (50) peserta vaksinasi mengungkapkan, "Saya mengikuti vaksinasi booster. Pada vaksin pertama dan kedua tidak ada masalah apa-apa. Tidak ada demam. Tapi tetap bersiap parasetamol sebagai antisipasi kalau ada apa-apa bisa langsung minum. Vaksin kedua tidak ada keluhan apa-apa."
Vaksinasi akan mengurangi dampak berat dari dampak covid-19. Dengan kondisi kekebalan tubuh yang telah mengenali virus, maka jika sistem imun seseorang kalah dan terpapar virus, maka dampak atau gejala dari virus tersebut tidak akan parah.
(Agus Buyut)


