• Jelajahi

    Copyright © FBINEWS JATIM
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Menu Bawah

    Hari Jadi Kota Mojokerto Digelar 20 Hari Penuh, Dengan Harapan Kota Mojokerto Bangkit, Pesat dan Hebat

    Fuad Abdullah
    Sabtu, 25 Juni 2022, 11.52 WIB Last Updated 2022-06-25T04:52:42Z


     

    Mojokerto - FBINEWS


    Peringatan hari jadi Kota Mojokerto jatuh pada hari Senin (20/6/2022). Serangkaian kegiatan besar di gelar untuk memperingati hari jadi Kota Mojokerto. Termasuk pagelaran acara Jatim Ampuh di lapangan Surodinawan, Jalan Raya Surodinawan Kota Mojokerto yang peresmian pembukaannya dilakukan oleh Walikota Mojokerto Ika Puspitasari (Ning Ita) pada Jum'at (24/6/2022) malam.




    Hari Jadi Kota Mojokerto dilaksanakan selama 20 hari penuh. Yaitu sejak tanggal 16 juni 2022. Rangkaian Hari Jadi dibuka dengan acara Bersholawat Bersama Habib Syech dan kemudian dilanjutkan dengan berbagai kegiatan lain. Mulai dari Festival Kuliner yang dilaksanakan selama 7 hari penuh di lapangan Timur sunrise Mall, terus dilanjutkan dengan acara Jatim Ampuh. 


    "Sebagai kado ulang tahun dari saya, dari Ning Ita, untuk warga Kota Mojokerto, Pemandian Sekar Sari kita buka 14 Hari gratis bagi warga Kota Mojokerto. Banyak sekali yang DM ke saya, kita warga tetangga sebelah, kita dari luar kota, bagaimana Ning? Sabar, nanti kalau sudah berbayar boleh masuk. Tapi untuk kali ini, 14 hari saya persembahkan untuk warga Kota Mojokerto tercinta secara gratis," lanjut Ning Ita.




    Di dalam setiap acara yang digelar pada Hari Jadi ini selalu di padati oleh masyarakat. Antusiasme warga Kota Mojokerto dalam mengikuti setiap acara cukup tinggi. Warga Kota Mojokerto selama 2 tahun ini memang sudah harus berpuasa dari kegiatan-kegiatan yang menghadirkan banyak masyarakat sebagai akibat adanya pandemi covid-19.  


    Beberapa hari kedepan di kota Mojokerto juga masih digelar kegiatan besar lain yaitu, Parade Mojo Bangkit, kompetisi modern dance, gowes bersama Walikota, sajian perkusi aksi Penghalang, pagelaran wayang kulit, penampilan kesenian lokal, paralimpic Kota Mojokerto, parade drum band, elingpiade, muhibah budaya jalur rempah serta sosialisasi DBHCHT.


    Semua rangkaian kegiatan hari jadi kota Mojokerto ke 104 ini dibuka dalam bentuk festival besar semata-mata adalah karena ingin Kota Mojokerto Bangkit, Pesat dan Hebat sesuai dengan tema pada hari jadi ke 104 tahun ini. Ekonomi Kota Mojokerto diharapkan akan kembali bangkit dengan berbagai kegiatan besar dan kebangkitan ekonomi inilah yang akan menjadikan Kota Mojokerto sebagai kota yang pesat kemajuannya dan juga hebat seluruh masyarakatnya.


    "Tentu doa ini akan menjadi pengharapan bagi kita bersama dan kita ikhtiarkan untuk bisa terwujud di Kota Mojokerto tercinta," pungkas Ning Ita.


    Pembentukan Pemerintah Kota Mojokerto sendiri melewati sejarah yang panjang. Kesejarahannya diawali melalui status sebagai staadsgemente berdasarkan keputusan Gubernur Jenderal Hindia Belanda Nomor 324 Tahun 1918 Tanggal 20 Juni 1918.


    Daerah Otonomi Kota Kecil Mojokerto berdiri berdasarkan Undang-undang Nomor 17 Tahun 1950, Tanggal 14 Agustus 1950 yang kemudian berubah status menjadi Kota Praja nomor satu pada 1957 serta berubah menjadi Kotamadya setelah dikeluarkan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 1965.


    Hingga kemudian berubah kembali menjadi Kotamadya Daerah Tingkat II Mojokerto berdasarkan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1974. Lalu pada 1999 nomenklatur Pemerintah Daerah Kotamadya berubah nama menjadi Pemerintah Kota Mojokerto.



    (Agus Buyut)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini