Mojokerto - FBINEWS
Kegiatan Vaksinasi Boster, anak dan lansia yang diselenggarakan oleh Badan Intelijen Negara (BIN) Daerah Jawa Timur bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto kembali dilaksanakan di Puskesmas Kemlagi, Jl. Darmo Sugondo Nomer 1, Desa Kemlagi Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto pada Selasa (26/4/2022). Kegiatan dipimpin langsung oleh drg. Lailatul Istiqommah (Kepala Puskesmas Kemlagi).
Hari ini jenis Vaksin yang disediakan adalah Astrazeneca dan Sinovak.
"Walau Kecamatan Kemlagi berada lumayan jauh dari pusat pemerintahan Kabupaten Mojokerto tapi kita tidak boleh abai dalam menjaga kesehatan masyarakatnya. Kita tidak boleh kecolongan dengan keberadaan virus corona. Saat ini kasus-kasus covid-19 terbilang turun drastis. Namun kita tidak boleh menganggap virus ini sudah tidak ada. Tetap harus waspada. Tetap menjalankan prokes. Menjaga daya tahan tubuh dengan olahraga dan makan makanan bergizi seimbang. Karena dampak dari virus corona ini sangat buruk. Orang yang sudah sembuh dari terinfeksi mengalami kerusakan pada organ vitalnya seperti paru-paru dan jantungnya. Jadi tidak boleh ada wabah lagi. Salah satu caranya adalah dengan pemberian vaksinasi secara menyeluruh bagi masyarakat Kabupaten Mojokerto." kata Suwaji Agen BIN Mojokerto.
Salah satu dampak setelah seseorang terinfeksi virus corona adalah gangguan terhadap kulit. Beberapa gejala gangguan pada kulit seperti rasa gatal dengan bintik merah dan bengkak. Melepuh di permukaan kulit, dan ruam pada jari kaki. Munculnya ruam pada jari kaki tersebut dikenal juga dengan istilah covid toes. Ruam tersebut terasa sakit. Umumnya akan hilang dalam jangka waktu 12 hari. Namun, pada beberapa kasus, ada yang sampai 150 hari baru sembuh.
Yamuji (50) warga Kemlagi mengatakan, "Iya dulu saudara positif. Alhamdulillah bisa sembuh. Tapi setelah itu badannya merintis (bintik-bintik). Katanya rasanya gatal dan panas. Diobati dengan bedak salicyl sampai sembuh."
Pewarta : (Agus Buyut)
Redaktur : Fuad Abdullah


