Mojokerto - Fbinewsjatim.com
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Mojokerto mengadakan kegiatan pembinaan lembaga kesenian dan pelaku seni dengan mengundang para seniman kota Mojokerto. Kegiatan ini berlangsung selama 2 hari yaitu tanggal 14 dan 15 Maret 2022 di New Djimbaran Resto, Jalan By Pass Kota Mojokerto.
Bapak Amin Wachid S.sos.Msi Kepala Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kota Mojokerto menyampaikan, "Ini adalah mungkin baru pertama kita menyapa para pelaku seni, tapi Insyaallah dengan dibentuknya Dewan Kebudayaan dan atensi Bu Wali yang luar biasa untuk memajukan kebudayaan, Insyaallah, mudah-mudahan kami tidak menyapa kali ini saja. Kami akan terus bergerak."
Sementara itu Bapak Gaguk Tri Prasetyo, ATD,MM Sekretaris Daerah kota Mojokerto yang juga selaku Ketua Dewan Kebudayaan Daerah Kota Mojokerto, dalam sambutannya menyampaikan, "Terkait hal tersebut (kebudayaan, Red.) tentunya pemerintah Kota Mojokerto mempunyai tanggungjawab yang sama. Sebagaimana diamanatkan di dalam UU Nomer 5 tahun 2017 maka pemerintah kota dan kabupaten wajib melakukan inventarisasi dan pencatatan terhadap kebudayaan. Nah ini oleh Ibu Walikota diterjemahkan lagi menjadi poin-poin yang ada didalam rencana pembangunan jangka menengah daerah kota Mojokerto. Yaitu ada di visi ke lima. Visi ke lima pemerintah kota Mojokerto juga mengatur tentang upaya-upaya untuk meningkatkan kebudayaan."
Pada hari pertama kegiatan pembinaan lembaga kesenian dan pelaku seni, sebagai narasumber dalam acara ini Bapak Fandy Ardiansyah Catur Santosa, S.H.,M.H. dari Kejasaan Negeri Kota Mojokerto yang memberikan materi bertema Etika Berkesenian. Tema ini berbicara tentang berkesenian dan kaitannya dengan hukum. Termasuk keterkaitan tentang hak cipta.
Sedangkan Cyntia Handy dari Museum Gubuk Wayang menceritakan apa dan bagaimana Museum Gubuk Wayang yang perkembangan dimulai dari Sanggar hingga berkembang menjadi museum.
Selanjutnya materi akan dilanjutkan pada hari ke dua. Tampak hadir juga dalam acara tersebut, Bapak Agus Wahyudi anggota DPRD Kota Mojokerto, juga para Senior Dewan Kebudayaan Daerah Kota Mojokerto.
(Agus Buyut)

