• Jelajahi

    Copyright © FBINEWS JATIM
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Menu Bawah

    PENUTUPAN LATIHAN AMPIBIOUS PONTOON OLEH YON ZIPUR 10/JP/2 KOSTRAD DI MOJOKERTO

    Fuad Abdullah
    Sabtu, 20 November 2021, 20.27 WIB Last Updated 2021-11-20T13:29:44Z



    MOJOKERTO -FBINEWSJATIM.NET

    Salah satu tugas dari pasukan Zeni Tempur (ZIPUR) dalam mendukung serangan saat operasi tempur adalah membuka dan mempermudah gerak pasukan, baik itu bagi personil maupun materiil beserta kendaraan tempurnya dalam berbagai rintangan di medan.


    Sungai adalah satu halangan yang cukup menyulitkan gerak maju pasukan. Maka untuk mengatasi masalah tersebut salah satu caranya adalah dengan pemasangan M3 Amphibious Pontoon.



    M3 Amphibious Pontoon adalah kendaraan perang amfibi yang dapat dipakai di darat dan di air. Selain sebagai senjata perang, kendaraan ini juga memiliki fungsi utama sebagai jembatan dan sebagai rakit bagi tank atau  kendaraan perang lainnya


    Sebagaimana Amanat Pangdivif 2 Kostrad Mayor Jenderal TNI Andi Muhammad, S.H. yang dibacakan oleh Brigjen TNI Tjaturputra Gunadi Genah S.Sos., M.M., M.Tr. (Han) (Kasdivif 2 Kostrad) dalam acara penutupan latihan M3 Amphibious Pontoon oleh Satuan Yon Zipur 10/JP/2 Kostrad di bantaran sungai Ngotok Ring Kanal Lingkungan Cakarayam Baru, Kelurahan Mentikan, Kecamatan Prajuritkulon, Kota Mojokerto pada Sabtu (20/11/202) disampaikan bahwa alutsista berupa jembatan penyeberangan M3 Amphibious Pontoon buatan Ceko yang dimiliki Satuan Yon Zipur 10/JP/2 Kostrad merupakan alutsista penyeberangan mekanik yang dapat bermanuver baik,  yaitu di darat maupun di air. Dengan kecepatan di darat 80 Km/jam dan 14 Km/jam saat di air, yang berfungsi sebagai kapal feri penyeberangan dan sebagai jembatan.


    Dalam latihan ini diterjunkan 7 unit M3 Amphibious Pontoon masuk ke sungai Ngotok Ring Kanal untuk mencoba fungsinya, yaitu fungsi sebagai rakit juga fungsi membentuk formasi jembatan. Peralatan yang setiap unitnya memiliki berat 28 ton dan mampu mengangkat beban seberat 85 ton ini ternyata memang mampu bergerak dengan lincah di dalam air.


    Terlihat juga beberapa peralatan lain turut dilibatkan dalam latihan ini seperti; 1 unit Panser Pandur ll 8X8, 2 unit Truck NPS, 1 unit Crane Cargo, 1 unit Faun Trackway On Tatra, 1 unit Treva-15.


    Lebih lanjut Amanat Pangdivif 2 Kostrad Mayor Jenderal TNI Andi Muhammad, S.H. yang dibacakan oleh Brigjen TNI Tjaturputra Gunadi Genah S.Sos., M.M., M.Tr. (Han) (Kasdivif 2 Kostrad) menyatakan;

    "Peserta latihan yang saya banggakan latihan yang kalian laksanakan kali ini adalah latihan teknis,  latihan taktis tanpa arus dan latihan taktis dengan arus, ini dimaksudkan agar prajurit siap dan dapat mengaplikasikan alutsista M3 Amphibious Pontoon pada saat pelaksanaan tugas di medan yang sebenarnya. Pengaplikasian alat saat latihan juga disesuaikan dengan kebutuhan yang diperlukan sewaktu di medan perang, selain itu latihan ini juga bertujuan untuk memelihara profesionalisme Prajurit Yon Zipur 10 dalam menggelar dan mengoperasionalkan Alutsista khusus tersebut."


    Program latihan M3 Amphibious Pontoon ini direncanakan ke depannya masih akan terus berlangsung. Untuk ini Pangdivif 2 Kostrad memberi pesan agar terus mengevaluasi seluruh program latihan ini secara obyektif dan terbuka demi memperoleh saran dan masukan yang membangun serta gagasan dan inovasi yang sangat bermanfaat bagi latihan berikutnya. 



    (Agus Buyut)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini