MOJOKERTO-FBIMEWS.NET
Si jago merah melalap habis ruang produksi dari home industri cetakan kue pada Jumat (15/10/2021). Tempat usaha milik Fachur Rosi (41) yang berada di jalan Pulorejo lV RT.3 RW.2 Lingkungan Balongcangkring 1, Kelurahan Pulorejo, Kecamatan Prajuritkulon, Kota Mojokerto itu merupakan perusahaan yang memproduksi cetakan kue berbahan aluminium batangan.
Proses pembuatan cetakan kue tersebut adalah dengan melebur aluminium batangan pada tungku peleburan menggunakan bahan bakar oli bekas. Setelah aluminium mencair terus dituang ke dalam cetakan-cetakan yang sudah dipersiapkan. Baru setelah dingin dilakukan finishing dengan dipoles hingga halus.
Sejak lama kelurahan Pulorejo dikenal sebagai sentra usaha cor aluminium. Hal ini karena banyak sekali warganya yang mengadu peruntungan dengan membuat cetakan kue berbahan aluminium. Namun saat ini sudah banyak yang harus beralih usaha lain akibat banyaknya kendala yang mempengaruhi usaha mereka seperti sulitnya bahan baku dan harga yang tidak stabil.
Kini tinggal beberapa warga Pulorejo yang masih bertahan dengan usaha cor aluminium ini. Diantaranya adalah Fachur Rosi dan saudara-saudaranya. Warga sekitar mengenal mereka sebagai pengusaha paling sukses di kelurahan Pulorejo yang menggeluti bidang usaha cor aluminium. Fachur Rosi sendiri saat ini memiliki 24 karyawan.
Kejadian kebakaran berawal pada sekitar pukul 15.15 WIB. Para karyawan yang sedang bekerja dibuat kaget dengan api dari tungku peleburan aluminium yang mendadak menyambar ke slang karet saluran bahan bakar. Api itu dengan cepat merembet ke drum penampung bahan bakar (oli bekas) yang berada sekitar 3 meter di atas tungku.
"Tadi aku sedang bikin mal (cetakan). Tiba-tiba api dari tungku menyambar ke slang dan terus naik membakar drum penampung oli bekas sebagai bahan bakar." kata Wahyu (30) karyawan di home industri yang terbakar.
Melihat kejadian ini warga sekitar pun berusaha memberikan pertolongan. Termasuk menghubungi pemadam kebakaran
Kota Mojokerto yang langsung meluncur ke lokasi dan menjinakkan si jago merah.
Sekitar pukul 16.00 WIB api sudah dapat dipadamkan, dan dilakukan pembasahan. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Kerugian materiil diperkirakan sebesar 100 juta Rupiah akibat bangunan yang habis terbakar.
(Agus Buyut)

